Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Dramatis di Medan Ekstrem Bulusaraung, Tim SAR Temukan Satu Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500

Redaksi
Selasa, 20 Januari 2026, 1/20/2026 WIB Last Updated 2026-01-19T17:47:20Z


PANGKEP – Upaya pencarian korban kecelakaan pesawat di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, membuahkan hasil. Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban di lokasi jatuhnya pesawat, Minggu (18/1/2026). Namun hingga kini, identitas, jenis kelamin, serta kondisi korban tersebut masih belum dapat dipastikan.


Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, mengungkapkan korban ditemukan di sisi utara Gunung Bulusaraung, tidak jauh dari lokasi ditemukannya serpihan pesawat ATR 42-500. Penemuan ini merupakan hasil dari penyisiran intensif yang dilakukan tim SAR di area yang diduga menjadi titik jatuh pesawat.


“Tim SAR gabungan berhasil menemukan satu orang korban di sebelah utara Gunung Bulusaraung, dekat dengan lokasi serpihan pesawat. Namun identitas dan kondisi korban masih belum dapat dipastikan,” ujar Pangdam Hasanuddin.


Proses evakuasi korban hingga saat ini masih berlangsung dan menghadapi tantangan berat. Medan pegunungan karst yang sangat terjal, dengan kemiringan mencapai 80 hingga 90 derajat, memaksa tim melakukan evakuasi secara manual menggunakan peralatan khusus. Lokasi penemuan korban berada di ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut.


Kondisi cuaca turut memperberat proses evakuasi. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan pegunungan membatasi jarak pandang dan menyulitkan tim SAR dalam menentukan jalur evakuasi yang aman. Meski demikian, seluruh personel tetap berupaya maksimal dengan mengutamakan keselamatan.


“Saat ini korban masih dalam proses evakuasi menuju Posko Aju Tompobulu. Medan yang dilalui sangat berisiko, sehingga setiap pergerakan dilakukan dengan sangat hati-hati,” jelas Bangun Nawoko.


Setelah berhasil dievakuasi ke posko, korban direncanakan akan langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut. Selain korban, tim SAR juga telah mengevakuasi sejumlah puing bangkai pesawat dari lokasi kejadian.


Berdasarkan dugaan awal, Pangdam Hasanuddin menyebut pesawat mengalami kecelakaan setelah menabrak tebing. “Diduga pesawat menabrak tebing, kemudian mengalami rollover di udara dan jatuh ke jurang,” ungkapnya.


Hingga kini, tim SAR gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Basarnas, serta relawan masih terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kecelakaan untuk mencari kemungkinan adanya korban lain. Namun, pencarian masih terkendala kondisi alam yang ekstrem serta keterbatasan akses menuju lokasi kejadian.


(Fahria fahri)

Iklan

iklan