TAKALAR – Ratusan santri dan santriwati memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Mereka mengikuti pawai dengan beragam penampilan, mulai dari mengenakan baju bodo hingga menunggang kuda, kamis (22/10/26)
Pemerintah Kabupaten Takalar juga menghadirkan pameran kerajinan tangan hasil kreativitas santri dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kegiatan ini menjadi wadah bagi santri dari berbagai pesantren untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkenalkan potensi mereka kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena menjadi wadah bagi para santri untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, dan menunjukkan kreativitas kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Fajrul.
Sementara itu, Bupati Takalar Muhammad Firdaus Daeng Manye menekankan pentingnya memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi diri.
“Santri merupakan bagian penting dari generasi muda. Karena itu, potensi mereka perlu terus didukung, tidak hanya dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam keterampilan dan kreativitas yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Takalar diharapkan dapat terus membuka ruang bagi santri untuk berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Penulis: Fahria Fahri


