News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Komisi II DPRD Wajo Meminta PT. Petrokimia Gersik Segera Distribusikan Pupuk Bersubsidi di Kabupaten Wajo


SULSELEXPOSE.COM, WAJO ---- Komisi II DPRD Kabupaten Wajo melakukan kunjungan kerja di PT. Petrokimia Gersik Distributor Center II Makassar, Selasa (09/06/2020). Di Musim tanam di bulan Juni 2020, Komisi II mendorong percepatan pengadaan pupuk bersubsidi di Kabupaten Wajo.

Kunjungan Komisi II ini sebagai tindak lanjut dari aspirasi pelaku pertanian kelompok tani dan PPL di lapangan setelah Komisi  II melakukan pemantauan/kunjungan lapangan sebelumnya di tiga  Kecamatan, yakni Belawa, Majauleng, dan Sajoangin.

Ketua Komisi II DPRD Wajo, Sudirman Meru mengatakan, salah satu aspirasi yang  banyak di keluhkan adalah terkait pengadaan pupuk secara tepat waktu berdasarkan waktu tanam.

Dari hasil kunjungan tersebut terungkap bahwa salah satu faktor keterlambatan pengadaan barang bahwa di samping memang faktor produksi di pabrik. Selain itu faktor keterbatasan pengiriman akibat pengaruh kebijakan pemerintah terhadap penanganan Covid-19.

"Mudah-mudah di kondisi New Normal ini produksi dan pengiriman barang bisa lancar kembali," harapnya.


Politisi PAN menambahkan Komisi II sudah meminta supaya pupuk bersupsidi yang di tangani PT. Petrokimia Gersik secepatnya didistribusikan di Kabupaten Wajo di bulan Juni 2020 ini. Karena sekarang sudah sangat dibutuhkan, sebab penanaman di Wajo sudah mencapai kisaran 70-90% tanam.

"Pihak PT Petrokimia mengaku sudah mengirim barang di Wajo per 10/6/2020). Tinggal pengawasan pendistribusianya ditingkat distributor dan agen yang perlu dicermati supaya dapat berjalan dengan lancar," katanya.

Pria yang akrab disapa PSM itu pun menbahkan dengan dikirimnya pupuk di Wajo, Komisi II mengucapkan apresiasi dan terimakasih. Karena apa yang diperjuangkan ini betul- betul Amanah Rakyat.(advetorial)

Tags :

bm
Created by: Admin

Sulselexpose.com adalah blog portal berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal.

Posting Komentar