![]() |
| Masjid At-Taubah Pasar Sentral Sengkang |
WAJO — Doa bersama yang melibatkan ratusan anak yatim, yatim piatu, dan warga kurang mampu kembali digelar di salah satu masjid di Kabupaten Wajo, Minggu (7/9/2026).
Kegiatan yang menjadi tradisi setiap tanggal 7 tersebut diikuti sekitar 700 anak yatim, yatim piatu, dan warga kurang mampu yang berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Wajo.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak bersama-sama memanjatkan doa untuk memohon keberkahan, kelancaran rezeki, serta perlindungan dari berbagai musibah.
Penyelenggara menyampaikan, kegiatan doa bersama ini rutin dilakukan karena meyakini doa anak yatim memiliki nilai keberkahan bagi para pihak yang selama ini memberikan bantuan.
"Ini tradisi tetap setiap tanggal 7. Kami meyakini bahwa doa anak yatim yang selama ini kita bantu membawa hal positif dan menjadi jalan keberkahan dari Allah SWT," ungkapnya.
Selain doa bersama, para anak yatim dan warga yang hadir juga menerima bantuan berupa beras, pakaian, dan uang tunai.
Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus sedekah dari para pedagang dan pihak yang terlibat dalam kegiatan.
Menurut penyelenggara, para pedagang tetap berupaya bersedekah di tengah perkembangan perdagangan online yang turut memengaruhi aktivitas jual beli secara konvensional.
"Mereka tentunya mengharapkan keberkahan. Meskipun sekarang banyak jualan online dan pembeli berkurang, mereka tetap bersedekah. Mereka meyakini bahwa bersedekah tidak akan membuat miskin, karena Allah akan memberikan jalan dan rezeki," jelasnya.
Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.
"Semoga dari doa anak-anak yatim, semuanya diberikan keberkahan rezeki, dilimpahkan usahanya, serta dijauhkan dari mara bahaya," harapnya.
Para penerima manfaat dalam kegiatan tersebut diketahui berasal dari enam kecamatan di Kabupaten Wajo.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus menjadi wadah berbagi dan mempererat kepedulian masyarakat terhadap anak yatim dan warga yang membutuhkan.

