Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Bangun RS 41 Milyar, Bupati Pangkep Tak Mampu Hadirkan Dokter, Ibu dan Anak Meninggal

Admin
Selasa, 26 Maret 2024, 3/26/2024 WIB Last Updated 2024-03-26T07:49:29Z


Pangkep, - Pelayanan kesehatan di kepulauan Kabupaten Pangkep kembali menjadi sorotan setelah satu pasien ibu hamil dan bayi yang dikandungnya meninggal dunia dalam perjalanan menuju ke RS di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). (26 Maret 2024)


Wahyudi, seorang warga Pulau Sailus, Kecamatan Liukang Tangaya, mengungkapkan bahwa Nur Jannah (29) meninggal dunia di atas kapal yang ditumpanginya. Dia menyoroti ironisnya situasi dengan adanya rumah sakit baru di pulau mereka yang belum dapat difungsikan sepenuhnya.


"Ini sangat ironis, karena di pulau kami ada rumah sakit baru yang sudah diresmikan namun sayangnya tidak bisa digunakan. Tidak mampu melayani pasien. Ini sangat disesalkan, bahkan pasien harusnya dirawat di RS Sailus justru dirawat di puskesmas," katanya.


Wahyudi menambahkan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang, meminta pemda untuk memperhatikan kondisi kesehatan di kepulauan tersebut. Sementara Sekretaris Dinas Kesehatan Pangkep, Mansyur, menjelaskan bahwa pasien yang dirujuk ke RS di Lombok didampingi oleh petugas, namun terhambat oleh cuaca ekstrem.


"Pasien berangkat untuk dirujuk itu didampingi langsung petugas, hanya saja kapalnya tidak bisa tembus ke Lombok karena cuaca yang sangat ekstrem," katanya.


Mansyur juga mengakui bahwa masih ada kendala dalam operasionalisasi RS Pulau Sailus karena keterbatasan tenaga medis. Meskipun rumah sakit tersebut telah digunakan, namun personelnya masih sama dengan puskesmas.


"Kami juga sudah membuka formasi tahun lalu, namun tidak ada satupun yang mendaftar," ujarnya. (Fahria)

Iklan

iklan