Pangkep – Upaya menangani krisis sampah di Sulawesi Selatan memasuki fase baru. PT Semen Tonasa resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah pemerintah kabupaten/kota di Sulsel untuk mengembangkan Refuse-Derived Fuel (RDF), bahan bakar alternatif dari sampah rumah tangga yang dapat menggantikan sebagian batu bara dalam proses produksi semen.
Prosesi penandatanganan berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Pangkep, sebagai rangkaian puncak HUT ke-57 perusahaan bertema “Transformation for Sustainable Development”. Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang, Sekda Maros Andi Davied Syamsuddin, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, serta perwakilan Pemerintah Kota Parepare, Bone, Sinjai, dan Bulukumba.
Selain itu, PT Semen Tonasa juga menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Sulsel Andalan Energi (Perseroda) terkait jasa pengangkutan dan pengadaan barang/jasa untuk proyek pemerintah dan BUMD.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyambut baik inisiatif ini. “Dengan adanya jaminan pasar dari PT Semen Tonasa sebagai pengguna RDF, kami yakin sampah yang sebelumnya menjadi persoalan dapat diubah menjadi sumber energi bernilai ekonomi dan lingkungan,” ujarnya.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menegaskan komitmen perusahaan pada masa depan industri hijau. “Kolaborasi ini adalah langkah nyata menuju masa depan yang lebih hijau. Dengan RDF, kami menggantikan sebagian kebutuhan batu bara sekaligus mengurangi emisi karbon, serta menciptakan nilai ekonomi baru yang bermanfaat bagi masyarakat dan daerah secara berkelanjutan,” jelasnya.
Program RDF diharapkan membawa sejumlah dampak strategis, antara lain pengurangan emisi karbon, optimalisasi pengelolaan sampah perkotaan, mendorong ekonomi sirkular, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjamin penyerapan RDF oleh dunia industri.
Dengan sinergi lintas sektor ini, Sulawesi Selatan semakin menegaskan posisinya sebagai provinsi terdepan dalam transformasi pengelolaan sampah berbasis energi terbarukan, menuju masa depan yang lebih bersih, produktif, dan berkelanjutan.

