TAKALAR — Penguatan ideologi dan soliditas kader menjadi pesan utama dalam roadshow ideologisasi Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia di Kabupaten Takalar, Minggu (1/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Cafe D’Luna tersebut menjadi titik akhir rangkaian roadshow Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Sulawesi Selatan, Muzakkir Ali Jamil, atau yang akrab disapa Bang Muda, setelah sebelumnya menyambangi Parepare, Bulukumba, dan Luwu.
Kehadiran Bang Muda disambut tiga legislator Partai Gelora di DPRD Takalar, yakni Ahmad Sahid Dg Nyengka, Mulyasty Dg Taugi, dan Hairil Anwar. Hadir pula pengurus DPD Partai Gelora Kabupaten Gowa serta sejumlah pengurus dan kader Gelora Takalar.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Sahid Dg Nyengka yang mewakili Ketua DPD Partai Gelora Takalar menekankan bahwa kader partai tidak cukup hanya memahami ideologi secara konseptual. Pemahaman tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Ia mengajak kader menjadikan roadshow ideologisasi sebagai ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan, sekaligus memperkuat ikatan perjuangan antarkader.
“Kita tetap optimistis dan berdiri pada garis perjuangan Partai Gelora. Mari jadikan momentum ini sebagai ruang dialog, tempat mengasah pemikiran, serta memperkuat ikatan batin di antara sesama kader,” ujar Ahmad Sahid.
Menurutnya, tantangan zaman membutuhkan kader yang tidak hanya memiliki loyalitas terhadap organisasi, tetapi juga mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta memanfaatkan forum tersebut untuk menyerap gagasan dan mendiskusikan berbagai tantangan yang berkembang saat ini.
“Serap sebanyak-banyaknya ide dari para pemateri. Diskusikan tantangan zaman yang kita hadapi hari ini. Setelah itu, kembalilah ke tengah masyarakat sebagai agen perubahan yang membawa win-win solution,” katanya.
Ahmad Sahid juga mengingatkan bahwa kekuatan partai politik tidak semata-mata ditentukan oleh dukungan logistik maupun besarnya sumber daya yang dimiliki. Menurutnya, kesadaran ideologis dan soliditas kader justru menjadi fondasi penting dalam menjaga arah perjuangan partai.
Ia menilai ideologi harus menjadi pedoman dalam setiap langkah politik, bukan sekadar slogan organisasi. Dengan pemahaman ideologi yang kuat, kader diharapkan tidak mudah kehilangan arah ketika berhadapan dengan berbagai kepentingan dan dinamika politik.
“Melalui kegiatan ideologisasi ini, kita ingin memastikan seluruh kader, mulai dari tingkat pimpinan hingga struktur terbawah, memiliki pemahaman yang sama serta militansi yang dilandasi nilai-nilai luhur Partai Gelora yang berasaskan Pancasila dan UUD 1945,” tegasnya.
Roadshow di Takalar ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-7 Partai Gelora yang jatuh pada 28 Oktober 2026.
Momentum tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda konsolidasi organisasi, tetapi menjadi penguatan komitmen kader untuk membawa gagasan dan nilai perjuangan partai ke tengah masyarakat.


