WAJO – Seorang remaja berusia 16 tahun menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di Jalan Sawerigading, Kelurahan Pattirosompe, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Senin (2/2/2026) malam.
Korban diketahui bernama AR (16), warga Totinco, Desa Wajo Riaja, Kecamatan Tanasitolo. Ia mengalami luka robek di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam jenis badik saat tengah makan malam bersama keluarganya di sebuah warung.
Kapolsek Tempe AKP Chandra Said Nur membenarkan adanya peristiwa penganiayaan tersebut. Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 19.50 WITA dan melibatkan sekelompok orang tak dikenal.
“Benar, telah terjadi penganiayaan menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka robek di bagian kepala dan langsung kami evakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar AKP Chandra Said Nur.
Ia menjelaskan, saat kejadian korban bersama keluarganya tiba-tiba didatangi sekelompok orang yang langsung mengamuk. Salah satu pelaku menganiaya korban menggunakan senjata tajam, sementara orang tua korban yang berusaha melerai juga turut menjadi korban penganiayaan dengan menggunakan batu.
“Orang tua korban juga mengalami luka di bagian kepala dan lutut akibat lemparan batu saat mencoba melerai,” tambahnya.
Usai kejadian, para pelaku melarikan diri dari lokasi. Personel Polsek Tempe yang menerima laporan dari saksi segera mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.
Korban kemudian dibawa ke RSUD Lamaddukkelleng Sengkang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Karena korban masih di bawah umur, pihak keluarga diarahkan untuk membuat laporan resmi ke Polres Wajo.
“Saat ini identitas pelaku masih dalam penyelidikan dan kami terus melakukan upaya pencarian,” tegas AKP Chandra.
Hingga kini, kasus penganiayaan tersebut masih dalam penanganan aparat kepolisian.


