Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

KIKST Gelar Halal Bihalal dan Peringati Hari Kartini, Dorong Perempuan Tumbuh Percaya Diri

Fahria fahri
Kamis, 16 April 2026, 4/16/2026 WIB Last Updated 2026-04-23T05:21:04Z


PANGKEP- Kerukunan Istri Karyawan Semen Tonasa (KIKST) menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat perempuan masa kini.


Kegiatan bertema “Pancarkan Pesona Kartini Masa Kini: Mengenali Personal Color & Gaya yang Pas untuk Anda” ini dilaksanakan pada Rabu (15/4). Acara tersebut dihadiri Direktur Keuangan PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin, jajaran manajemen PT Semen Tonasa, Pembina KIKST Darwati Anis dan Octiana Rosmala Dewi hadir Alfin Zaini, Ketua KIKST Aprilaily Ari Nugraha beserta pengurus dan anggota KIKST.


Dalam kesempatan tersebut, KIKST menghadirkan keynote speaker Andi Tahira Ashar, S.Ds., CIC, seorang Certified Personal Color Analysis & Style Consultant (USA), yang memberikan edukasi dan inspirasi mengenai pentingnya memahami warna serta gaya personal sebagai bagian dari pengembangan diri perempuan modern.


Direktur Keuangan PT Semen Tonasa Sulaiha Muhyiddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak hanya dimaknai sebagai simbol penggunaan kebaya, tetapi juga sebagai refleksi atas perjuangan perempuan.


“Hari ini bukan sekadar tentang mengenakan kebaya, tetapi bagaimana kita memaknai sosok R.A. Kartini sebagai pejuang perempuan yang berani keluar dari tradisi yang membatasi. Kartini menunjukkan bahwa perempuan memiliki hak untuk bermimpi, berkembang, dan berkontribusi,” ujarnya.


Ia menambahkan, peran perempuan, termasuk sebagai ibu rumah tangga, sangat penting dalam membangun keluarga yang harmonis.


“Sejalan dengan semangat Mars KIKST, perempuan memiliki peran besar dalam menciptakan keluarga yang bahagia dan sejahtera. Dari keluarga yang kuat, akan lahir generasi yang berkualitas,” tambahnya.


Sementara itu, Pembina KIKST Octiana Rosmala Dewi Alfin Zaini menuturkan bahwa semangat Kartini tetap relevan hingga saat ini.


“Kartini adalah simbol cahaya dan semangat yang terus memancar. Dalam diri setiap perempuan terdapat cahaya yang membangkitkan jiwa, yang membuat kita mampu mencintai, menyayangi, dan menghargai sesama,” ungkapnya.


Ia juga menekankan bahwa cahaya tersebut merupakan refleksi nilai spiritual yang menghadirkan keindahan dalam kehidupan.


“Cahaya itu adalah cinta Ilahi yang hidup dalam diri kita. Dari sanalah terpancar warna-warni kehidupan yang indah. Ketika disatukan, akan menjadi harmoni layaknya pelangi. Semua bergantung pada bagaimana kita menjalani kehidupan, apakah dengan warna yang cerah atau redup,” tuturnya.


Melalui kegiatan ini, KIKST berharap dapat memperkuat kebersamaan antaranggota sekaligus mendorong perempuan untuk terus berkembang, percaya diri, dan mengaktualisasikan diri dalam berbagai peran, baik di keluarga maupun di masyarakat.


Iklan

iklan