Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Petugas Teknis Inspeksi Lapangan Benteng-Pitumpanua Arena Hoki Porprov Sulsel XVIII/2026

Admin
Kamis, 16 Juli 2026, 7/16/2026 WIB Last Updated 2026-07-18T13:32:43Z

 

Foto: Panlok


WAJO – Petugas teknis cabang olahraga (cabor) hoki Porprov Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 kembali melakukan inspeksi lapangan di Lapangan Andi Kile, Kelurahan Benteng, Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Kamis (16/7/2026). Lapangan tersebut telah ditetapkan sebagai arena pertandingan hoki pada ajang Porprov Sulsel XVIII/2026.


Inspeksi dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.


Usai peninjauan lapangan, petugas teknis bersama Panitia Lokal (Panlok) Cabor Hoki menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Pitumpanua. Rapat membahas kesiapan penyelenggaraan pertandingan, kebutuhan teknis, serta langkah-langkah yang perlu dipenuhi sebelum pelaksanaan Porprov.


Sehari sebelumnya, Rabu (15/7/2026), tim teknis hoki juga menghadiri rapat koordinasi yang digelar KONI Kabupaten Wajo bersama pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Wajo dan Panitia Pelaksana Lokal Porprov Sulsel XVIII/2026 di Sengkang.


Ketua Umum Pengurus Provinsi Federasi Hockey Indonesia (FHI) Sulawesi Selatan, Gajahmada Harding, mengatakan KONI Wajo mendorong rehabilitasi Lapangan Andi Kile melalui dukungan anggaran dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulsel agar menjadi fasilitas olahraga bertaraf nasional.


"Dalam pemaparannya, KONI Wajo mendorong rehabilitasi arena hoki di Benteng dengan dana dari Dispora Sulsel agar menjadi fasilitas olahraga bertaraf nasional sehingga Pitumpanua dapat menjadi tuan rumah cabor hoki putra dan putri pada Porprov Sulsel XVIII/2026," ujarnya.



Menurutnya, secara prinsip petugas teknis telah melihat kesiapan Panitia Pelaksana Lokal, termasuk pembentukan kepanitiaan sebagai salah satu syarat penyelenggaraan pertandingan.


Dalam rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Pitumpanua, petugas teknis juga memberikan pemahaman mengenai peraturan permainan hoki kepada atlet, pelatih, dan ofisial tim Kabupaten Wajo. Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalkan pelanggaran saat pertandingan berlangsung.


Selain itu, pedoman teknis penyelenggaraan cabor hoki turut disosialisasikan kepada panitia lokal, perangkat pertandingan, wasit, serta calon pelatih dan ofisial yang belum memiliki sertifikat, sehingga seluruh unsur yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terhadap regulasi dan standar pelaksanaan pertandingan.


Dengan inspeksi lapangan dan koordinasi yang terus dilakukan, diharapkan seluruh persiapan arena maupun sumber daya manusia dapat rampung sebelum pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII/2026, sehingga Kabupaten Wajo siap menjadi tuan rumah cabor hoki secara maksimal.


Liputan: Abdul Wahab Dai.

Iklan

iklan