News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tokoh Masyarakat Wajo Tutup Usia, Amran Mahmud Lepas Pemberangkatan Jenazah

 


WAJO -- Bupati Wajo, Amran Mahmud menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya ke rahmatullah H. A. Panaungi,tokoh masyarakat Kabupaten Wajo. Beliau adalah Pembina Yayasan Pusat As'adiyah Sengkang.


Ucapan duka cita tersebut disampaikan Amran Mahmud saat menghadiri sekaliguskan melepaskan pemberangkatan jenazah almarhum yang dilaksanakan di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang, Senin (12/12/2022).


"Ijinkan saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Wajo menyanpaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya orang tua kita, H. A. Panaungi. Mari kita antar dengan iringan doa semoga almarhum husnul khatimah," ucapnya.


Amran Mahmud mengaku bahwa semasa hidup, dirinya sering berinteraksi dengan almarhum. Bahkan, pada saat remaja ketika akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan, Amran Mahmud selalu menghadap dengan membawa list dukungan pendanaan dan selalu mendapatkan respon yang baik.


"Beliau kami kenal sangat bersahaja dan sangat baik. Bahkan, waktu shalat Jum'at terakhir bersama di Masjid keluarga H. A. Panaungi, beliau banyak membisikkan pesan-pesan pribadi kepada kami," ucapnya.


Amran Mahmud berharap agar keluarga besar yang ditinggalkan bisa diberikan keikhlasan agar meringankan dan mempermudah jalan beliau. "Mari kita berdoa Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah beliau dan mengampuni segala dosanya serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, amin," ujarnya.


Sebelumnya, Dr. KH. Muhyiddin Tahir yang mewakili Ketua Umum Pengurus Pusat Pondok Pesantren As'adiyah menyampaikan duka cita dan belasungkawa dari Ketua Umum, Prof Nasaruddin Umar yang saat ini berada di Aljazair. "Jika ada tauziyah, beliau akan hadir secara virtual," ucapnya.


Muhyiddin mengaku bahwa almarhum H. A. Panaungi memiliki banyak andil dalam pengembangan pondok pesantren As'adiyah. "Beliau adalah donatur asli yang tidak pernah memperhitungkan apa yang telah disumbangkannya. Bukan hanya materi, tetapi tenaga dan pikiran juga banyak disumbangkan beliau," ucapnya.


Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Wajo, H. Muh. Yunus Panaungi mewakili dari pihak keluarga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Yayasan As'adiyah atas penghormatannya kepada orang tuanya melalui prosesi pelepasan jenazah.


"Kami sampaikan terima kasih atas kebaikannya semua, juga kepada para pelayat yang sempat hadir. Begitupun kami sampaikan permohonan maaf jika selama hidup beliau ada kesalahan dan mohon disampaikan kepada kami jika beliau ada sangkutan," ucapnya.


Setelah pelaksanaan shalat duhur berjamaah, prosesi pelepasan dishalati, jenazah kemudian dibawa ke Kompleks Masjid Keluarga H. A. Panaungi untuk dimakamkan. (*)

Tags :

bm
Created by: Admin

Sulselexpose.com adalah blog portal berita yang menyajikan beragam informasi dan berita terbaru, yang mencakup politik, pendidikan, kriminal.

Posting Komentar