Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

TRC PT Semen Tonasa Diterjunkan dalam Operasi SAR Pesawat ATR 42-500 di Pegunungan Bulusaraung

Fahria fahri
Sabtu, 17 Januari 2026, 1/17/2026 WIB Last Updated 2026-02-12T13:23:27Z

 


PANGKEP — Taruna Tim Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Tonasa turut ambil bagian dalam Operasi SAR pencarian pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Keterlibatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung upaya kemanusiaan serta penanganan kondisi darurat di wilayah sekitar operasional.

Dalam operasi tersebut, TRC Semen Tonasa mengerahkan tim yang terdiri dari unsur pimpinan TRC, anggota Satuan Tugas (Satgas) Potensi SAR, serta pengemudi operasional. Personel yang diterjunkan meliputi Ketua Harian TRC, Koordinator Lapangan (Korlap), Wakil Koordinator Lapangan (Wakorlap), 13 anggota Satgas Potensi SAR, serta dua orang pengemudi.

Selain dukungan personel, TRC juga menyalurkan bantuan logistik guna mendukung operasional Posko SAR pencarian pesawat di wilayah Tompobulu. Tim evakuasi diberangkatkan pada Sabtu (17/1/2026) bersama unsur potensi SAR, sementara tim logistik menyusul pada Ahad (18/1/2026) untuk memastikan ketersediaan kebutuhan operasional seluruh unsur yang terlibat.

PT Semen Tonasa menyatakan keterlibatan aktif Taruna TRC diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung kelancaran operasi pencarian sekaligus meringankan beban tim gabungan di lapangan dengan tetap mengedepankan keselamatan personel.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pengerahan TRC tidak hanya difokuskan pada aspek teknis pencarian dan evakuasi, tetapi juga mencakup dukungan moral, logistik, serta koordinasi di lapangan.

GM Komunikasi, Hukum, dan GA PT Semen Tonasa, Muhammad Mursham, mengatakan kehadiran TRC diharapkan membantu menjaga ritme kerja tim gabungan agar tetap optimal di tengah keterbatasan akses dan beratnya medan operasi.

“Keterlibatan Taruna TRC Semen Tonasa dalam Operasi SAR ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kemanusiaan perusahaan. Kami berupaya hadir cepat, bekerja terkoordinasi, dan memberikan dukungan maksimal sesuai kemampuan yang kami miliki,” ujar Mursham.

Keterlibatan ini sekaligus menjadi wujud kesiapsiagaan perusahaan dalam merespons situasi darurat serta memperkuat sinergi dengan Basarnas, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan relawan dalam setiap operasi kemanusiaan di wilayah Sulawesi Selatan.

Iklan

iklan