WAJO — Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Wajo, Andi Fahrul Rijal, angkat bicara terkait sorotan publik mengenai kondisi Lapangan Merdeka yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
Menurutnya, keterlambatan penanganan di area tersebut terjadi karena banyaknya kegiatan mendesak yang harus ditangani DLH, khususnya di tengah musim hujan yang memicu berbagai persoalan lingkungan di sejumlah titik.
“Ini hanya keterlambatan penanganan karena banyak kegiatan tak terduga yang perlu penanganan cepat di lingkup tugas DLH selama musim hujan,” ujar Andi Fahrul Rijal saat dikonfirmasi, Jumat (15/5/2026).
Ia menegaskan, pengelolaan dan tanggung jawab Lapangan Merdeka sebenarnya bukan berada di bawah kewenangan DLH. Menurutnya, aset tersebut merupakan tanggung jawab Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora).
“Sebenarnya ini bukan kewenangan DLH untuk bertanggung jawab dan mengelola kegiatan di Lapangan Merdeka. Itu merupakan aset OPD Dispora,” jelasnya.
Meski demikian, pihak DLH tetap akan melakukan koordinasi dengan Dispora terkait pembagian kewenangan dan tanggung jawab pengelolaan kawasan tersebut ke depan.
“Kedepannya kami akan koordinasikan dengan Dispora terkait masalah wewenang dan tanggung jawab di Lapangan Merdeka,” tambahnya.
Andi Fahrul Rijal juga berharap masyarakat memahami tugas dan fungsi masing-masing OPD agar tidak terjadi kesalahpahaman saat muncul persoalan kebersihan di fasilitas umum tersebut.
“Kasihan DLH kalau setiap ada masalah kebersihan atau lainnya di tempat itu yang disalahkan selalu DLH, padahal ada penanggung jawab dan pengelola tempat tersebut,” pungkasnya.

