TAKALAR Pelepasan kontingen sepak bola Kabupaten Takalar yang akan berlaga di bawah naungan Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (ASKAB PSSI) Takalar menyisakan kekecewaan bagi para atlet cabang olahraga (Cabor) lainnya. Selasa, 03/11/2026
Pasalnya, pelepasan tersebut dikabarkan dilakukan secara khusus dan terpisah, tidak saman dengan kontingen cabor lain yang akan berlaga dalam ajang yang sama yakni Porprov XVIII Sulsel 2026 di Kabupaten Bone.
Kondisi ini memicu reaksi dari sejumlah atlet dan orang tua atlet. Mereka menilai ada perlakuan yang tidak adil dari Bupati Takalar, Dg Manye' selaku Pemerintah Kabupaten Takalar.
"Kami lihat cabor lain dilepas Bupati Takalar di Aula Kantor Bupati hanya dengan mengundang Ketua-ketua Cabor dengan kegiatan seadanya. Sementara dari ASKAB seperti dilepas khusus di rumah Jabatan Bupati dengan berbagai ritual. Kesannya ini pemerintah pilih kasih," ujar salah seorang atlet Takalar yang enggan disebutkan namanya, Selasa (4/11/2026).
Para atlet menyayangkan sikap tersebut, mengingat mereka juga membawa nama daerah Butta Panrannuangku. Mereka berharap Pemkab Takalar, khususnya Bupati, memberikan perhatian yang sama terhadap semua cabang olahraga tanpa membeda-bedakan.
"Kami juga berjuang untuk Takalar. Kami butuh dukungan moral dan semangat yang sama. Jangan dibedakan, kami semua anak Takalar," tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Takalar, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Takalar, maupun dari Bupati Takalar terkait alasan pelepasan kontingen ASKAB dilakukan secara terpisah. Sedangkan, cabor lainnya tidak ada perlakuan khusus
Diketahui para pemain ASKAB di lepas secara resmi di Rumah Jabatan Bupati Takalar, Selasa (3/11/2026). Oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, M.M.,
Prosesi pelepasan ini pun dihadiri oleh jajaran pengurus inti ASKAB PSSI Takalar, di antaranya Ketua Umum Muhammad Faisal Irfan, Dg Malo yang juga adik kesayangan Bupati Takalar. Wakil Ketua Asri Mangung, dan Sekretaris Umum H. Muhammad Rusli Kadir.
Dalam arahannya, Bupati Daeng Manye memberikan suntikan motivasi khusus kepada seluruh skuad agar tampil habis-habisan dengan menjaga kekompakan dan menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya, ajang Porprov bukan sekadar mengejar target kemenangan semata, melainkan wadah penting untuk menguji mental bertanding, disiplin, serta menempa diri demi membawa harum nama Kabupaten Takalar di kancah regional.
Menanggapi dukungan penuh tersebut, Ketua Umum ASKAB PSSI Takalar, Muhammad Faisal Irfan, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian luar biasa yang diberikan oleh bupati.
Ia menilai kehadiran dan dukungan langsung dari pemerintah daerah ini menjadi momentum krusial untuk mendongkrak prestasi sekaligus memperkuat pembinaan sepak bola jangka panjang di Kabupaten Takalar.
Atas kejadian ini publik berharap ada klarifikasi dari Pemkab agar tidak menimbulkan spekulasi liar dan menjaga semangat para atlet yang akan bertandin

