Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Andi Muspida: 31 Tahun di Dunia Pemberdayaan, Sang Pemberdaya Siap Mengabdi untuk Bumi La Maddukkelleng

Sabtu, 06 April 2024, 4/06/2024 WIB Last Updated 2024-04-06T20:22:48Z


WAJO - Berbekal pengalaman panjang di dunia pemberdayaan masyarakat dan desa selama kurang lebih 31 tahun, dan merespon banyaknya permintaan tokoh masyarakat untuk berbuat sesuatu di Bumi La Maddukkelleng, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Andi Muspida, S.S., M.Pd. siap mengabdikan diri dan siap mewakafkan diri bagi Kabupaten Wajo.


Pernyataan Andi Muspida ini dilontarkan saat dikonfirmasi pagi tadi Sabtu, 6 April 2024 mengenai beredarnya namanya di beberapa tokoh masyarakat.



"Tentu saya harus realistis sebagai pendatang baru di dunia politik. Saat ini sudah banyak bakal calon bupati, maka jatuhnya adalah saya bersiap untuk posisi bakal calon wakil bupati. Tim kami juga sudah berjalan di beberapa kecamatan mengumpulkan KTP dan kita mecoba melihat peluang di partai-partai yang ada."


Ditanya mengenai apa yang apa yang perlu dibenahi di Wajo, alumus Sastra Indonesia FIB Unhas ini menyebut soal infrastruktur. "Walau dalam beberapa tahun terakhir sudah ada perkembangan yang signifikan, namun infrastruktur jalanan masih perlu sentuhan yang lebih banyak," jelasnya sembari menyebut jalan antardesa dan jalan penghubung desa dengan kecamatan.



Selain soal reformasi birokrasi, Andi Muspida juga menyinggung penghasilan nelayan danau yang sangat menurun. "Dialog-dialog saya dengan para nelayan menunjukkan penghasilan mereka yang tidak sama lagi dahulu di mana dahulu sebagian ikan dijual, sebagian dikonsumsi sendiri," tuturnya.


Andi Muspida menyinggung soal benih ikan yang selama ini ditebar yang tak memengaruhi penghasilan nelayan Danau Tempe. "Dalam kajian ilmiah yang saya tekuni selama ini dalam disertasi saya, kita mencoba mencari solusi banjir pesisir Danau dan banjir kota yang kerap melanda Sengkang," tambahnya.


Ditanya mengenai jalur apa yang ditempuhnya dalam upaya berpartisipasi dalam Pilkada Wajo 2024, Andi Muspida mengatakan bahwa ke dua jalur yakni jalur partai dan jalur independen semuanya berpeluang.


Andi Maspida mendaku untuk sementara melakukan sosialisasi lewat media sosialisasi saja.



"Bagi saya 31 tahun bukan waktu yang singkat di dunia pemberdayaan masyarakat yang membuat saya memahami kebutuhan-kebutuhan masyarakat," terangnya. Maka target utama Andi Muspida adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat termasuk mengajak mereka bagaimana berpartisipasi dalam pembangunan.


Ditanya mengenai apakah dirinya sudah berkomunikasi dengan calon lain, Muspida menjawab "belum". "Tapi dengan partai, sudah ada komunikasi awal."


Menurutnya tim survei independen akan diturunkan akhir April 2024 nanti untuk melihat respon masyarakat.



Muspida menggarisbawahi agar Pilkada Wajo 2024 nanti terbebas dari politik transaksional dan politik uang yang mencederai demokrasi. Muspida menawarkan slogan (tagline) "Politik Santun untuk Kemanusiaan". 


Selain persoalan jalan dan penerangan, Muspida juga menyinggung pelayanan air bersih yang masih perlu ditingkatkan.


Sumber Foto: Andi Muspida dan warganet




Iklan

iklan