Iklan

iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Ketua IDI Wajo Periode 2026–2029 Resmi Dilantik, Tekankan Profesionalisme dan Adaptasi Teknologi Kesehatan

Admin
Jumat, 24 April 2026, 4/24/2026 WIB Last Updated 2026-04-28T10:33:57Z

 

Sumber Foto: Marsal, Facebook Karmiladi



WAJO, sulselexpose.id — Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Wajo periode 2026–2029, dr. H. Muhammad Junaid, Sp.N., M.Adm.Kes., resmi dilantik pada Minggu (24/04/2026) di Ballroom Sallo Hotel Sengkang, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.


Dalam sambutannya, Muhammad Junaid menegaskan komitmen IDI Wajo untuk terus meningkatkan profesionalisme dokter serta menjunjung tinggi etika kedokteran. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“IDI harus mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi kesehatan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.


Pelantikan pengurus harian IDI Cabang Wajo ini mengusung tema “IDI Wajo untuk Masyarakat: Profesional, Beretika, dan Bersinergi dalam Teknologi Kesehatan.”


Muhammad Junaid sebelumnya terpilih sebagai ketua melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IDI Wajo yang digelar pada Sabtu (28/02/2026) di lokasi yang sama. Dalam forum tersebut, mekanisme pemilihan dilakukan melalui voting atau pemungutan suara, di mana ia meraih suara terbanyak.


Sementara itu, Ketua IDI Wilayah Sulawesi Selatan, Dr. dr. Siswanto Wahab, Sp.DVE., Subsp.OBK(K), FINSDV, FAADV, menegaskan bahwa IDI harus menjadi garda terdepan dalam menjaga mutu layanan kesehatan. Selain itu, IDI juga diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadapi transformasi sistem kesehatan, termasuk digitalisasi layanan dan pemanfaatan teknologi medis terkini.


Wakil Bupati Wajo, dr. H. Baso Rahmanuddin Makkaraka, M.M., M.Kes., turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi IDI dalam pembangunan sektor kesehatan di daerah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bersinergi dengan IDI, khususnya dalam penguatan layanan berbasis teknologi, peningkatan fasilitas kesehatan, serta pemerataan pelayanan medis.


“Pemerintah daerah akan terus mendukung kolaborasi dengan IDI demi meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat,” katanya.


Acara pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Wajo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, unsur Forkopimda, pengurus IDI Wilayah Sulawesi Selatan, para direktur rumah sakit se-Kabupaten Wajo, kepala UPTD puskesmas, serta perwakilan organisasi profesi kesehatan.




Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan registrasi peserta, dilanjutkan penyambutan tamu melalui pengalungan sutera dan penampilan tarian tradisional dari Sanggar Seni Ale’ Kawa. Suasana semakin khidmat saat acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Himne IDI, serta pembacaan lafal sumpah dokter.


Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan kepengurusan IDI Cabang Wajo periode 2026–2029, pengambilan sumpah jabatan oleh Ketua IDI Wilayah Sulawesi Selatan, penyerahan simbolis jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan seminar ilmiah yang menghadirkan sejumlah materi, di antaranya strategi skrining Infeksi Menular Seksual (IMS) di layanan primer, etika profesi di era transformasi kesehatan, serta terapi cairan yang optimal di fasilitas pelayanan kesehatan.


Melalui kepengurusan baru ini, diharapkan IDI Cabang Wajo dapat menjalankan program kerja secara optimal, memperkuat kolaborasi lintas sektor, serta memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.


Editor: Abdul Wahab Dai

Iklan

iklan